anti_dukunKalau dilihat dari judul diatas inilah yang terjadi di masyarakat Indonesia, mulai dari rakyat jelata sampai konglomerat, mulai dari si “ o on “ sampai cerdik cendikiawan, dari tukang rombeng sampai presiden tentu semua tidak ada yang tidak mengenal adanya perdukunan,ramalan,dan sihir.
Tentu mereka tidak sama cara menyikapi adanya tren ini, tergantung seberapa tinggi ilmu yang dimiliki dan seberapa kuat tingkat keimanan seseorang. Apalagi saat ini keadaan ekonomi yang dirasakan sulit sangat sulit bagi sebagian besar masyarakat kita.

Apalagi kalau diantara keluarga kita ada yang sakit sedangkan biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal terasa sangat mahal, tentu hal ini akan mengubah pola berfikir dan akidah kalau kita tidak punya iman yang kuat. Sebenarnya Allah SWT telah memberikan rambu2 yang jelas kalau kita sedang sakit . Seorang muslim hendaknya mendatangi para ahlinya untuk diperiksa penyakitnya kemudian diberikan obat2 yang diperbolehkan oleh “ syara’ “ sebagai mana yang dikenal oleh ilmu kedokteran.
Oleh karena itu tidah dibenarkan orang2 yang sakit mendatangi dukun, peramal atau sejenisnya untuk meminta pertolongan, karena yang dikatakan “ sang dukun “ hanyalah suatu perkiraan atau dengan cara mendatangkan jin untuk meminta pertolongan jin-jin itu. Dengan demikian kita telah melakukan perkara KUFUR dan KESESATAN.
Oleh karena itu Allah SWT melarang seorang muslim untuk mendatangi dukun, tukang tenung ,tukang sihir untuk minta pertolonganya atau mendatangi tukang ramalyang menanyakan kepada mereka tentang perjodohan, tentang hal2 yang menyangkut hub. suami isteri, tentang ramalan masa depan dan semua hal yang berhubungan dengan ghaib karena pada hakekatnya semua itu tidak diketahui oleh siapapun kecuali Allah SWT.
Sihir, perdukunan, ramal meramal diharamkan oleh Allah SWT karena semua itu merupakan perbuatan kufur. Karena sesuatu yang akan terjadi hanya Allah yang menentukan, dan semua terjadi hanya atas ijin Allah SWT.
Berikut ini saya copykan beberapa hadist Rosulullah tentang larangan untuk mendekati perdukunan , sihir dan ramal meramal .
1. Barang siapa mendatangi “ ‘ARRAAF “( tukang tenung ) dan menanyakan sesuatu kepadanya tidak akan siterima shalatnya selama 40 hari. ( H.R. Muslim )
2. Barang siapa mendatangi KAHIN ( dukun ) dan membenarkan apa yang dikatakan, sungguh dia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW ( H.R. Abu Daur )

‘ARRAAF adalah Orang yang mengaku mengetahui kejadian yang telah lewat, yang bias menunjukkan barang yang telah di curi, atau tempat kehilangan suatu barang
KAHIN adalah orang yang memberitakan hal hal ghaib yang akan terjadi atau sesuatu yang terkandung dihati atau sama namanya dengan AHLI NUJUM

Sekarang bagaimana kita menyikapi hal ini…….????????
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT