Graphic1 Siapa saat ini yang tidak mengenal apa itu Chatting. Media canggih yang sangat murah untuk melakukan interaksi antar individu diseluruh jagad raya ini. Bahkan banyak yang terlena karena ini.Tahukah anda bahaya yang mengancam dibalik asiknya chatting. Bagi anak anak chatting akan mininabobokan mereka sehingga lupa akan kegiatan sekolahnya, bagi remaja akan terlena dan akan berpengaruh terhadap fungsi dan peran mereka sebagai remaja, yang lebih tragis lagi bagi mereka yang sudah berkeluarga mereka akan lupa fungsi dan peran nya sebagai bagian dari keluarga
Para keluarga yang anggota keluarga yang sudah ketagian chatting akan sangat berbahaya bagi keutuhan keluarga tersebut. Banyak kisah nyata tentang keluarga bubrah ( pecah ) karena salah satu pihak (suami/isteri) kecanduan chatting.

Apalagi kalau sudah berani menampilkan gambar-gambar yang seronok pada icon nya. Misalnya saja gambar dirinya bergaya manja sambil menggigit jari telunjuknya yang seakan akan membuat kesan kepada siapapun yang melihatnya bahwa dirinya terbuka bagi siapapun dan siap digoda dan di puji puji oleh lawan jenisnya.Kalau sudah begini otak sudah teracuni oleh niat buruk yang disadari atau tidak para pelaku seperti ini telah menodai kepercayaan dan kesetiaan pasangan dalam rumah tangga. Apalagi kalau antara suami-isteri tidak saling berdekatan misalnya karena tugas yang saling berjahuan.
Lebih parah lagi kalau perilaku seperti ini dilakukan berulang ulang.Kita ambil contoh misalnya kisah yang terjadi dalam suatu keluarga antara suami-isteri kebetulan saling berjahuan karena tugas tertentu. Kebetulan kisah ini yang doyan chatting adalah si isteri. Sebenanya kecanduan chating ini sering terendus oleh suami tapi sang isteri selalu pintar berkelit dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. Dengan entengnya si isteri memberikan argumentasi yang sangat lucu , alasan yang tidak sengaja kek….alasan belajar download kek…..dan banyak lagi alasan alasan lain untuk membela diri.
Padahal menurut agama dikatakan bahwa chatting seperti ini dapat di kategorikan haram karena termasuk asik berduaan dengan lawan jenis walaupun itu dalam dunia virtual. Yang menjadi aneh dalam kasus ini si suami selalu mengetahui kegiatan chatting isterinya. Yaahhhh….memang kalau barang busuk di sembunyikan dengan cara apapun Tuhan akan menunjukkan bau yang busuk. Bagimana tidak busuk….kalau kegiatan chatting itu banyak di bumbui dengan pornografi. Akhir dari kisah ini akhirnya si suami sudah tidak peduli karena dengan kegiatan chatting yang sudah menjadi candu bagi isterinya dan sudah menjadikan gaya hidup isterinya. “Biarlah dia menuruti hobinya dan terus melakukan kegiatanya , diatas saya masih ada Tuhan , biarlah Tuhan yang akan mengingatkanya” begitu katanya.
Nah…..dari kisah itu kita dapat mengambil pelajaran bagi kelurga kita masing masing janganlah kita menodai kepercayaan pasangan kita. Dan janganlah merasa aman kalau berbuat sesuatu yang menodai kepercayaan pasangan kita, karena kejujuran adalah segalanya dalam rumah tangga, dan kejujuran akan selalu mendapat perlindungan dari Allah Yang Maha Mengetahui hati manusia.